Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2012

Jodhpur, Kota Paling Biru di Dunia




Di India, terdapat kota yang seluruh rumahnya bercat biru. Kota tersebut adalah Jodhpur, kota terbesar kedua di negara bagian Rajasthan, India. Terletak 335 kilometer (208 mil) barat dari ibukota negara bagian, Jaipur.

Kota ini menjadi destinasi wisata yang cukup populer, selain keunikan warna biru yang menyelimuti seluruh permukiman, Jodhpur juga memiliki situs berupa istana dan kuil-kuil. Kota ini juga dikelilingi oleh tembok batu tebal.
Berkunjung ke tempat ini tidak perlu harus tergantung dengan musim, karena cuacanya selalu cerah sepanjang tahun. Oleh sebab itu, Jodhpur dikenal juga sebagai “Sun City“. Meskipun julukan yang lebih terkenal disebut sebagai “Kota Biru“.
Yang menarik, alasan penduduk mengecat rumah mereka menjadi biru masih menjadi misteri. Bisa jadi, bila kita bertanya mengapa mereka mengecat rumahnya dengan warna biru, mereka menjawab karena warna biru akan membuat rumah mereka menjadi dingin dan bebas dari nyamuk.







Namun demikian, beberapa sumber menyebut alasan-alasan berikut ini:
1. Warna biru dipilih mengikuti orang-orang berkasta Brahmana yang selalu mengecat rumah mereka dengan warna biru, karena dewa-dewa biasanya selalu berwarna biru (pernah lihat film soal Dewa Krishna kecil?)
2. Warna biru untuk mengusir nyamuk
3. Menurut pendapat penduduk Jodhpur, warna biru bisa mendinginkan suasana rumah.
Guna menikmati keindahan lanskap Jodhpur, bisa dilihat dari Benteng Meherangarh. Benteng dengan tembok setinggi 35 meter ini memiliki jendela-jendela batu untuk melihat pemandangan di luar. Dari tempat inilah kita bisa mengagumi jajaran rumah biru yang sampai kini masih diselimuti misteri.

Sabtu, 04 Februari 2012

Indahnya Pesona Taman Chateau de Marqueyssac

Kota Vezac di daerah Dordogne, Perancis, adalah rumah bagi salah satu lanskap paling indah di muka bumi. Terhampar sejauh 130 meter dari Lembah Dordogne, berdiri sebuah puri tua dari abad kedelapan belas bernama Marqueyssac. Puri ini menjadi istimewa bukan hanya karena nilai historis yang dimilikinya, namun juga karena taman indah seluas 22 hektar yang mengelilinginya.
Dihuni oleh sekitar 150 ribu batang boxwood yang terjalin mesra dan bersanding dengan air mancur dan taman batu yang tertata rapi, taman megah yang bagai sebuah petikan kisah Alice in Wonderland ini akan memanjakan Anda dengan 6 kilometer petualangan di atas jalan setapak yang teduh dan fantastis.



Selama lebih dari 300 tahun, Chateau de Marqueyssac selalu berusaha menjaga kecantikan dan pesonanya. Tamannya dipahat dan dirawat dengan sempurna oleh para ahli tanaman ternama, begitu juga dengan bangunan puri serta kapel dan sungainya yang indah dan alami. Sejak dibuka untuk publik pada tahun 1996 yang lalu, Chateau de Marqueyssac telah menjadi primadona bagi Vezac, sebuah kawasan tua yang berada setengah jalan di antara Bourdeaux dan Rhone yang terkenal sebagai jalur wisata anggur.




Kalau sempat berkunjung ke Chateau de Marqueyssac, usahakan agar kunjungan Anda jatuh di hari Kamis di musim panas karena khusus di setiap Kamis malam tersebut akan disuguhkan sebuah pemandangan malam yang romantis yang dihasilkan dari jajaran ribuan lilin menyala riang dan membuat taman Marqueyssac bagaikan mandi cahaya.






sumber: beritaunik

Sabtu, 21 Mei 2011

Inggris tua yang mempesona



WILAYAH dataran rendah di timur laut London ini memiliki panorama pedesaan Inggris tua yang mempesona, terbentang dari Norfolk, Suffolk, hingga ke daerah pesisir seperti Southwold dan Aldeburgh.

Anda dapat menikmati pesona Norfolk dan malamnya yang hangat penuh warna dengan menginap di Hoste Arms, sebuah penginapan di kawasan Burnham Market yang luar biasa menakjubkan. Jangan lewatkan kesempatan untuk berjalan-jalan di sekitar Burnham Market sebelum menikmati makan malam yang nikmat di Hoste Arms atau di restoran dengan citarasa lokal di sekitar Burnham Market. Dan kalau Anda ingin menikmati liburan dalam suasana yang menyenangkan di Suffolk, 



Bangunan berbingkai kayu dari abad 15 tersebut telah selesai dipugar dan telah berubah wajah menjadi salah satu hotel dengan restoran dan bar paling menakjubkan di kawasan Inggris Raya.


Suffolk yang sederhana, yang memiliki pemandangan sepanjang pantai yang indah dan desa nelayan yang bersahaja, adalah tempat sempurna untuk menikmati kawasan pesisir Inggris lama. Anak sungai yang berjalan pelan dan berliuk menuju lepas pantai, Sandringham Estate yang megah, deretan mansion bergaya Palladian di Holkham Hall, serta menikmati perjalanan santai di sekitar kota sambil melihat-lihat deretan toko-toko cantik adalah sesuatu yang tak boleh Anda lewatkan.


Penjelajahan East Anglia dengan berkendara menuju kawasan Southwold dan Aldeburgh yang indah, kemudian lanjutkan perjalanan ke Orford untuk melihat bangunan benteng yang mengesankan, dan nikmati juga suasana dermaga kuno yang tenang serta sensasi perjalanan naik perahu di sungai yang berliku di Shingle Street.


Kejutan menyenangkan yang ditawarkan East Anglia untuk kunjungan Anda adalah penyelenggaraan Aldeburgh Music Festival ke-64 yang rencananya akan mulai berlangsung dari tanggal 10 Juni sampai 26 Juni nanti. Salah satu festival musik klasik paling terkenal di Inggris yang didirikan oleh Benjamin Britten ini dijadwalkan digelar di Snape Maltings Concert Hall yang menawan.

Kota Belanja Serba Ada, Shanghai tempat nya

Shanghai (foto: Yenny Andrianti)




Jika Anda mengunjungi kota Shanghai, jangan lewatkan kesempatan untuk berbelanja. Karena di kota metropolitan yang satu ini, Anda bisa menemukan hampir semua jenis barang. Mulai dari pakaian, sepatu, tas, aksesoris, alat tulis, alat-alat perkakas, perlengkapan rumah tangga, dan masih banyak lagi.  Mulai dari barang-barang yang berlabel lokal maupun internasional, semuanya ada di Shanghai.





Berikut ini beberapa nama jalan yang bisa Anda kunjungi untuk berbelanja:
1. Nanjing East Road
Jalan ini terkenal dengan jalan yang dibuat khusus untuk pejalan kaki, yang juga disebut “Nanjing East Road Pedestrian Street”. Di sepanjang jalan ini, Anda bisa berjalan kaki dan melihat beragam jenis toko dan shopping mall di sisi kanan-kiri jalan. Setiap hari, ratusan orang berlalu-lalang di jalan ini, baik para turis maupun penduduk lokal, dan nyaris membentuk lautan manusia yang terus bergerak dari satu sudut ke sudut lainnya.


2. Nanjing West Road
Tidak seperti Nanjing East yang mempunyai jalan khusus untuk pejalan kaki, Nanjing West merupakan sebuah jalan umum untuk kendaraan berlalu-lalang. Namun, Anda juga bisa dengan leluasa berjalan kaki di sepanjang trotoar dan melihat sederetan shopping mall di sepanjang jalan. Kebanyakan dari mall yang ada, Anda bisa melihat berbagai merk internasional, seperti Gucci, Louis Vuitton, Salvatore Ferragamo, Prada, dll.


Selain itu, di Jalan Nanjing West juga terdapat sebuah pusat perbelanjaan yang menjual berbagai jenis barang-barang bermerk palsu dan terletak di 580 Nanjing West Road, yang disebut dengan “Shanghai Fake Market”. Di gedung ini, Anda sangat disarankan untuk menawar. Contohnya: Sebuah tas palsu bermerk Mulberry bisa dijual dengan harga 1500 RMB. Dari harga tersebut, cobalah untuk menawar dengan kisaran harga 200-400RMB. Si penjual biasanya akan mengajak Anda untuk mulai bernegosiasi harga. Pertama-tama, cobalah untuk tetap bertahan dengan harga awal yang Anda tetapkan. Jika Anda memang benar-benar harus menaikkan harga, janganlah menaikkan harga terlalu tinggi. Biasanya ketika Anda memutuskan untuk meninggalkan toko, si penjual bisa memanggil Anda untuk kembali bernegosiasi atau menyetujui harga yang Anda minta.


3. People’s Square – Hong Kong Famous Shops StreetTerletak di sebuah jalan keluar bawah tanah dari stasiun MRT People Square, Anda bisa menemukan sebuah pusat perbelanjaan yang bernama “Hong Kong Famous Shops Street”. Di sini, Anda bisa menemukan sederetan butik-butik kecil yang menjual beraneka ragam pakaian, tas, sepatu dan aksesoris. Harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal, tergantung dengan jenis barang yang ditawarkan. Contohnya: Untuk pakaian wanita seperti casual short dress buatan Korea, harganya bisa mencapai kisaran 200-500RMB. Akan tetapi, Anda masih bisa menawar untuk mendapatkan harga yang sesuai.


4. Qi Bu Lu (Qi Bu Road)Terkenal dengan sebutan “Pasar Murah”, sekilas jalan ini terlihat seperti kawasan Tanah Abang atau Mangga Dua di Jakarta. Suasana jalan begitu ramai dan hiruk pikuk dengan orang-orang yang lalu-lalang dan para pedagang yang berjualan di tepi jalan. Di jalan ini, terdapat beberapa gedung yang menjual barang baik dalam bentuk eceran ataupun grosir. Secara keseluruhan, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga miring jika Anda cukup pintar dalam menawar harga.


Selain itu, masih banyak pusat perbelanjaan yang terletak di sederetan jalan di kota Shanghai, seperti misalnya daerah XuJiaHui dan HuaiHai Road. Berikut daftar shopping mall yang terletak di kawasan tersebut (http://www.at0086.com):


Xu Jia Hui:
Di kawasan Xu Jia Hui, Anda bisa menemukan berbagai jenis produk digital, seperti komputer dan kamera, di pusat perbelanjaan Buy Now dan Pacific Digital Square.
1.    Oriental Shopping Mall – No. 8 Cao Xi Bei Road
2.    Pacific Department Store – No. 932 Heng Shan Road
3.    Shanghai Hui Jin Department Store – No. 1000 Zhang Jia Bang Road
4.    Grand Gateway – No. 1, Hong Qiao Road
5.    Buy Now – No. 11 Cao Xi Bei Road
6.    Pacific Digital Square – No. 1117 Zhang Jia Bang Road


Huai Hai Road:Di kawasan ini, terdapat beragam jenis butik top designer dan berlabel internasional.
1.    Shanghai Women's Stuff Store – No. 447-479 Huai Hai Zhong Road
2.    Parkson Huai Hai Store – No.918 Huai Hai Zhong Road
3.    Printemps Paris – No. 939-949 Huai Hai Zhong Road
4.    Huating Istan – No. 527 Huai Hai Zhong Road
5.    Maison Mode Department Store – No. 1312 Huai Hai Zhong Road

Keindahan Modern di BORDEAUX






BORDEAUX makin mengkilap setelah menjalani serangkaian makeover yang menakjubkan, dan daerah-daerah kebun anggur penghasil wine terbaiknya pun tampak bersuka cita menyambut para pelancong dari seluruh penjuru dunia. 


Kota di sebelah barat daya Perancis ini tak hanya sekedar bangga karena memiliki Chateau Margaux dan kawan-kawannya yang telah memompa perekonomian Bordeaux sejak abad ke-8, namun juga berkat kekayaan budaya yang dimiliki kota ini, yang terbukti dengan pujian dari UNESCO sebagai kota dari abad ke-18 dengan koordinasi urban dan arsitektural yang paling menawan.


Wajah kota Bordeaux mungkin tak semanis seperti sekarang. Namun lihatlah kota Bordeaux hari ini. Kota tua yang rupawan, dengan bisnis dan bangunan yang menawan, namun dapat begitu cepat bersinergi dengan segala unsur kemudaan, termasuk kereta trem modern yang setiap hari melintasi jalan-jalan di alun-alun utama, kemudian melintasi halaman Grand Theatre karya Victor Louis yang tampak begitu kokoh dengan deretan pilar bergaya Corinthian-nya. Dan tepat di depan Place de la Bourse, mereka telah menginstal "miroir d'eau" atau cermin air, genangan air paling indah yang bisa Anda temukan di Eropa.

Selepas berjalan-jalan mengelilingi kota, kemudikan kendaraan Anda melintasi kebun-kebun anggur dengan jalanan yang keriput dan bergelombang di kawasan Medoc. Di sana, Anda dapat merasakan aura Bordeaux yang mewah dan penuh kharisma bagai bangsawan tua, dengan jajaran bangunan puri berpagar besi.

Sedangkan dari balik dinding batu yang mengelilingi hampir semua kebun anggur, tampak papan nama menatap Anda dengan penuh sukacita. Papan-papan tersebut memperkenalkan diri mereka sebagai Latour, Lafite, Margaux, Pichon, dan  Longueville, beberapa nama paling istimewa yang sekarang merajai industri wine dunia. Tentu saja untuk bisa menyelinap masuk ke dalamnya adalah sesuatu yang hampir mustahil bagi orang biasa.

Namun Anda tak perlu berkecil hati karena beberapa rumah anggur yang belum begitu bisa membanggakan namanya akan selalu bersedia membukakan gerbang untuk kunjungan Anda, dan para Bordelais ini juga akan dengan bahagia menemani Anda menyesatkan diri dalam sejarah dan citarasa anggur Bordeaux yang mempesona.

Kamis, 24 Maret 2011

Kepulauan Raja Ampat, salah satu Kepulauan ter indah yang ada di indonesia




Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat di antara gugusan pulau ini adalah pulau terbesar yaitu:

* Pulau Waigeo
* Pulau Misool
* Pulau Salawati
* Pulau Batanta









Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.


Tim ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya, mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod crustaceans. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat dengan luas area yang sama memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara P. Waigeo dan P. Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Timur Selatan dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.


Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis pigmy seahorse atau kudalaut mini, wobbegong dan Manta ray. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Manta Ray yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan. Ada juga pesawat karam peninggalan perang dunia ke II yang bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman menjadikan tempat yang bagus untuk wreck dive seperti di P. Wai. Dan masih banyak lagi situs terumbu karang yang sebenarnya belum pernah dijamah. Ini menjadikan penyelaman di Raja Ampat terasa lebih menantang.


The Raja Ampat island group spreads out over a huge area and consists of over 610 islands. The four largest islands are Waigeo, Batanta, Salawati and Misool and are located at the Westside of the “Bird head peninsula” in New Guinea. The Indonesian province Papua is the western half of the island of New Guinea, while Papua New Guinea is the eastern half.


Raja Ampat is frontier diving. One of the last truly wild places on earth, it has yet to succumb to the pressures of over fishing, coral bleaching, exploding tourism and overpopulation. The diving reflects this. Topside there are few roads, even few boats ply the water in the Raja Ampat islands on the "bird's head", the far northwestern end of Papua where Papua Diving is located. Underwater, the life is wild, extraordinarily plentiful and for the most part, unexplored.

Straddling either side of the equator, Indonesia sprawls in a broad 5,000 km arc from west of Singapore to Papua New Guinea in the east. The world's largest archipelagic nation, Indonesia boasts 17,000 islands, 80,000 km of coastline, 50,000 sq km of coral reefs, and 3.1 million sq km of tropical seas.


Indonesia’s easternmost province is West Papua (formerly known as Irian Jaya), which shares an enormous island with Papua New Guinea (PNG). Just off West Papua’s northwestern tip is a series of islands known as Raja Ampat, or 'The Four Kings’ in Indonesian.

Located within the famed Coral Triangle, this area is comprised of four large forested islands, innumerable smaller islands and rocky outcroppings, all surrounded by a seemingly endless expanse of azure sea.
Raja Ampat's diverse terrestrial and underwater topography is simply breathtaking. Massive tracts of primeval jungles blanket the islands, sheltering orchids, marsupials, birds of paradise, hornbills, and cockatoos.

Sheer, craggy cliffs drop from high peaks to the water, and then continue on all the way down to the bottom of the sea. These underwater walls are current-raked gardens festooned with all manner of soft coral and gorgonian fans.


Raja Ampat abounds in diverse reef systems, the majority of which have yet to be explored. There is a seemingly inexhaustible selection of unmapped walls, reef flats, caves and swim throughs, gentle sea mounds, mucky mangroves, placid lagoons, pinnacles, and WWII wrecks.

The clear waters are teeming with big pelagics, massive schools of hunting fish, whale sharks, manta rays, mobula rays, dolphins, whales, turtles, tawny sharks, and wobbegong sharks.


Macro delights include a bewildering assortment of garish nudibranchs, blue ringed octopus, Mandarin fish, harlequin shrimps, flame file shells, ghost pipefish, frog fish, and a range of elusive pygmy seahorses.


This area’s staggering abundance of marine life is due in part to its remarkably low human population density. Beneath the verdant canopy, the islands are primarily karst limestone, which are dry, inhospitable, and overwhelmingly vertical.

The few resident Papuans are mainly a subsistence society, exploiting a variety of resources to meet their basic needs. Fishing is only one of these resources, and they continue to employ traditional, low-impact fishing techniques, using a hook and line from dug-out canoes. 

Rabu, 02 Maret 2011

Hotel Hotel Unik di Dunia

Ada banyak sekali hotel yang ada di dunia ini mulai dari yang murah sampai dengan yang mahal, mulai dari yang biasa sampai yang paling unik seperti yang kita bahas pada kesempatan kali ini. Di Indonesia juga banyak terdapat hotel antara lain : Bali Padma Hotel Kuta, hotel singapore orchard roadroyal park hotel hongkonghotel four season balihotel crown jakarta ini hanyalah segelintir hotel yang ada dengan desain yang mewah. Tapi hotel berikut ini bukan hanya mewah yang di andalkan tetapi juga unik silahkan baca artikel saya selanjutnya









HOTEL bukan sekadar tempat untuk menginap. Hotel juga bisa menyajikan pengalaman yang unik dan menarik terutama hotel-hotel yang berada di tempat yang tidak biasa. Berikut ini 10 hotel spektakuler yang ada di dunia :
1. Kasbah Du Toubkal, Maroko



Hotel ini terletak 60 km dari Marrakech dan berada di dasar Jbel Toubkal, puncak tertinggi di Afrika Utara. Pemandangan di sekitar hotel yang berada di ketinggian 1800m ini terlihat layak dikunjungi. Dengan menyediakan uang minimal 160 Euro (sekitar Rp1,9 juta) Anda sudah bisa keunikan hotel ini.
2. Hotel Es, Swedia

Hotel Es terletak di Desa Jukkasjarvi sekitar 17 km dari Kiruna, Swedia. Hotel ini tampak luar biasa karena diukir dari 10.000 ton es dari Sungai Torne. Ketika di dalam hotel Anda juga akan merasa seperti mengunjungi sebuah pameran seni es dan menginap disini merupakan pengalaman seumur hidup. Dengan uang minimal 1330 SEK (sekitar Rp1,7 juta) Anda sudah bisa merasakan tidur pada suhu 5 derajat celcius.
3. Sadie Wilderness Cove Resort, Teluk Kachemak Taman Negara, Alaska

Sama seperti Amazon, Alaska adalah tempat yang harus dikunjungi. Ekowisata ini terletak di pantai terpencil di Teluk Kachemak, Alaska. Tempat yang baik untuk melihat beruang, paus, menonton burung, berjalan kaki dan kayak, atau bersantai. Anda bisa menyediakan uang minimal 450 Dolar (sekitar Rp. 4 juta) untuk bisa merasakan kehidupan alam liar.
4. Elqui Domos, Paihuano, Chili

Hotel di Lembah Elqui ini merupakan sebuah combo yang sempurna. Ruang kubah geodesik memungkinkan Anda untuk melihat bintang-bintang dari tempat tidur Anda. Ada sebuah teleskop di setiap kamar dan bak mandi air panas di luar ruangan untuk malam hari sambil menghitung rasi bintang. Ini salah satu dari tujuh hotel astronomis di dunia. Biaya termurah yang harus Anda sediakan untuk menginap disini adalah 105 Dolar ( sekitar Rp. 950 ribu).
5. The Oberoi Vanyavilas, Ranthambhore, India

Hotel ini terletak di tepi Cagar alam Ranthambhore. Anda akan merasakan suasana hutan India. Meskipun berada di dekat hutan, hotel ini juga memiliki spa, restoran, dan kolam renang. Dengan menyediakan uang 585 Dolar (sekitar Rp. 5,3 juta) per malam, Anda sudah bisa menginap disini.
6. Rumah pohon Kadir’s, Olympos, Turki

Backpacking tidak akan terlalu buruk, terutama ketika Anda bisa tinggal di rumah-rumah pohon yang keren dengan hanya menyediakan delapan dolar semalam ( sekitar Rp. 72 ribu). Siapa yang butuh tempat tidur mewah bila Anda berada tepat di pantai Mediterania? Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu hiking dan berenang. Rumah pohon ini terletak di Yazir Mevki, Olympos 07350, Turki.
7. Hotel Hackspett, Vasteras, Swedia
Hotel ini juga dikenal sebagai Hotel Pelatuk. Sebuah pondok kecil di atas sebuah pohon diantara pohon ek berusia 130 tahun di taman pusat Vasteras. Anda bisa mencapai rumah pohon dengan memanjat tangga tali. Rumah ini dirancang oleh arsitek Mikeal Genberg. Dengan menyediakan uang US$400-US$500 (sekitar Rp3,6 juta – Rp4,5 juta) Anda bisa menginap di hotel ini.
8. Hotel Ariau Amazon Towers, Manaus, Brazil
Jika Anda ingin melihat hutan hujan Amazon maka cara terbaik adalah tinggal di atas itu. Hotel Towers Ariau dibangun sepenuhnya di tingkat kanopi hutan hujan dan struktur yang dihubungkan bersama oleh empat mil dari kayu catwalks. Hotel ini terletak di tepi Sungai Negro, dekat kepulauan air tawar terbesar di dunia. Dengan menyediakan uang minimal US$576 (sekitar Rp5,2 juta) Anda sudah bisa menginap di hotel di tengah hutan Amazon ini.
9. Huvafen Fushi, utara Male ‘Atoll, Maladewa

Huvaven fushi merupakan resort pribadi di utara Male ‘Atoll, Kaafu, Maladewa. Hotel ini terlihat mewah, seperti surga tropis dengan kamar spa di bawah air. Underground anggur, air laut bawah lantai kaca bungalo Anda. Jika Anda berminat Anda bisa mengunjungi situsnya untuk melakukan pemesanan secara online.
10. Teluk Fire Lodge, Tasmania, Australia

Dikelilingi oleh Taman Nasional, Teluk Fire Lodge menawarkan pemandangan pantai pasir putih dan memiliki banyak hiking trails yang alami. Tapi di hotel yang indah dan lestari ini ada 15 meter panjang indoor / outdoor dapur, lantai dan lemari terbuat dari kayu keras Tasmania, dan paviliun terletak di tebing. Mungkin untuk mengunjungi tempat ini akan banyak menguras uang Anda, karena per-orang dikenakan biaya 1,595 Dolar Australia atau sekitar Rp13 juta.

Jumat, 08 Oktober 2010

Easter Island - Pulau Patung Kepala Burung




Luas Pulau Paskah/ Easter Island sebesar 163,6 km². Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa yang mayoritasnya menetap di ibukota Hanga Roa. Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.






Orang yang pertama kali menempati Pulau Paskah adalah keturunan imigran dari Polinesia yang kemungkinan berasal dari Pulau Mangareva atau Pitcairn di sebelah barat. Sejarah pulau ini dapat dihubungkan berkat daftar raja Pulau Paskah yang telah direkonstruksi, lengkap dengan rangkaian peristiwa dan tanggal perkiraan sejak tahun 400. Penghuni asal Polinesia tersebut membawa sejumlah pisang, talas, ubi manis, tebu, bebesaran kertas (paper mulberry) dan ayam. Pada suatu masa, pulau ini menopang peradaban yang relatif maju dan kompleks. Ahli navigasi asal Belanda Jakob Roggeveen menemukan Pulau Paskah pada Hari Paskah tahun 1722. Roggeveen memperkirakan sekitar 2.000-3.000 orang menghuni pulau ini, tetapi ternyata jumlah penduduk mencapai 10.000-15.000 jiwa pada abad ke-16 dan 17. Peradaban Pulau Paskah telah merosot secara drastis semenjak 100 tahun sebelum kedatangan Belanda, terutama akibat terlalu padatnya jumlah penduduk, penebangan hutan dan eksploitasi sumber daya alam yang terbatas di pulau yang amat terisolasi ini. Namun, hingga pertengahan abad ke-19, populasi telah bertambah hingga mencapai 4.000 jiwa. Hanya berselang waktu 20 tahun kemudian, deportasi ke Peru dan Chili serta berbagai penyakit yang dibawa oleh orang Barat hampir memusnahkan seluruh populasi, dengan hanya 111 penduduk di pulau ini pada 1877. Pulau ini dianeksasi oleh Chili pada 1888 oleh Policarpo Toro. Jumlah penduduk asli suku Rapanui perlahan-lahan telah bertambah dari rekor terendah berjumlah 111 jiwa.


Perlu diketahui bahwa nama "Rapa Nui" bukan nama asli Pulau Paskah yang diberikan oleh suku Rapanui. Nama itu diciptakan oleh para imigran pekerja dari suku asli Rapa di Kepulauan Bass yang menyamakannya dengan kampung halamannya. Nama yang diberikan suku Rapanui bagi pulau ini adalah Te pito o te henua ("Puser Dunia") karena keterpencilannya, namun sebutan ini juga diambil dari lokasi lain, mungkin dari sebuah bangunan di Marquesas.
Peristiwa-peristiwa baru-baru ini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada sektor pariwisata, ditambah dengan besarnya jumlah orang yang datang dari daratan Chili sehingga mengancam keidentikan Polinesia di Pulau Paskah. Masalah kepemilikan tanah telah menciptakan ketegangan politik pada 20 tahun terakhir, dengan beberapa suku asli Rapanui menentang properti pribadi melainkan setuju dengan tanah tradisional milik bersama. (Lihat isi Demografi di bawah.)

Nama Easter Island sendiri merupakan pemberian dari seorang Pelaut Belanda pada Abad 18, Jacob Roggeveen. Pada tahun 1722, ia bersama awak kapalnya berhasil berlabuh di Pulau tersebut, karena hari dimana mereka menepi di Pulau itu bertepatan dengan peringatan Paskah (minggu ,5 April 1722), maka dinamailah Easter Island (Pulau Paskah). Roggeveen bersama para awaknya sendiri adalah orang-orang Eropa yang pertama kali menginjakkan kaki dipulau tsb.
Penduduk asli-nya disebut suku Rapanui(suku rapanui sebenarnya hanyalah suku pendatang), sedangkan nama sebenarnya dari Easter Island adalah Rapa Nui/Rapa Besar. Nama Rapa Nui sendiri memiliki kaitan dengan pulau lain diwilayah polinesia, yaitu Rapa iti/Rapa kecil. Sedangkan Moai adalah nama bagi patung-patung raksasa yang tersebar diseluruh Easter Island. Moai sendiri mempunyai arti wajah/muka.
Menurut dongeng yang telah turun temurun dilkalangan suku Rapanui, Patung Moai dibuat oleh nenek moyang mereka. Setidaknya terdapat tiga buah gunung berapi yang sekarang sudah tidak aktif lagi dipulau ini (yang terbesar memilik tinggi 1674 kaki),dan menurut penuturan penduduk asli, para Moai dipahat dari batu hasil sisa proses volcanologis (disebut Rano Rara) dari ketiga gunung-gunung api tsb.
Berat sebuah Patung Moai sangat bervariasi, yang paling ringan berbobot 14 ton, dan yang terberat bisa mencapai 165 ton.

Text Widget