Jumat, 07 Januari 2011

Pelesetan logo logo GOOGLE


Search engine musik

Search engine data kematian

Search engine olah raga

Search engine komik (terutama Donald Duck)

Search engine mobil (otomotif)


Search engine kapal laut

Search engine mata uang

Search engine jenis bola

Search engine keamanan

Search engine kuliner manis 



Search engine partai negara

Search engine hewan buas



Search engine emas (Perhiasan)


Search engine angka

8 Kasus Tumor Paling mengerikan

1. Jose: Manusia Tanpa Wajah
Jose menderita tumor wajah paling ekstrim yang pernah dijumpai dalam sejarah medis. Pria Portugis berusia 51 tahun ini beresiko tercekik oleh tumor tersebut, kecuali dia menjalani operasi. Salah satu matanya menjadi buta akibat pertumbuhan tumor raksasa yang juga menutupi mulut dan lidah, bibir yang membengkak serta membengkokkan gusi dan menghancurkan giginya. Awalnya tumor ini terlihat hanya seperti tahi lalat saat dia berumur 11 tahun. Namun berkembang menjadi ganas akibat abnormalitas pembuluh darah kapiler dan vena. Tumor tersebut mulai berkembang semakin besar pada umur 16 tahun.

Jose, The Man With No Face

Jose baru-baru ini terbang ke Inggris untuk membicarakan kemungkinan tindakan operasi medis. Namun karena ibunya adalah pengikut Jehovah (Yahwe), dia terpaksa menolak menjalani operasi. Agamanya tidak membolehkan proses transfusi darah. Akhirnya para dokter di London mengusulkan untuk menghilangkan bagian-bagian tumor tersebut sedikit demi sedikit, tanpa transfusi darah.
2. Huang Chuncai: Tumor pada Wajah Seberat 44 pound (20kg)
Pada tahun 2008, seorang warga negara Cina bernama Huang Chuncai menjalani operasi medis untuk mengangkat tumor seberat 20kg atau 44 pound di wajahnya. Operasi berjalan sukses tetapi karena besarnya ukuran tumor, hanya satu bagian yang dapat diangkat. Beberapa hari kemudian, Huang Chuncai memasuki kamar operasi lagi untuk mengangkat tumor di bagian lainnya. Kali ini segumpal daging seberat 4.5 kg (9.9lb) berhasil diangkat dari wajahnya. Tumor tersebut pada awalnya berbobot 23 kg. Operasi yang dijalani masih menyisakan 17.5 kg jaringan tumor di wajahnya (1 kg diangkat pada operasi pertama dan 4.5 kg pada operasi kedua). Huang Chuncai menderita Neurofibromatosis, suatu kelainan genetik langka yang menyebabkan pertumbuhan abnormal pada jaringan syaraf.

Huang Chuncai

3. Huang Liqian: Tumor pada Leher Seberat 33 pound (15Kg)
Pria Cina ini akhirnya berhasil menjalani operasi pengangkatan tumor pada tahun 2007, setelah menderita selama 17 tahun. Huang Liqian, 58 tahun, pertama kali mengetahui adanya benjolan aneh di bagian belakang lehernya pada tahun 1990, tapi dia tidak menghiraukannya. Akan tetapi pertumbuhan jaringan ini semakin cepat sehingga membesar seberat 15 kg. Liqian akhirnya dibawa ke First Affiliated Hospital of Chongging University of Medical Services di Chongging, China Barat Daya, di mana tumornya berhasil diangkat.

Huang Liqian

4. Chen Zongtao: Tumor pada Kaki Kanan Seberat 154 pound (70kg)
Penderita, Chen Zongtao bermukim di desa terpencil di Cina dan tidak mampu menjalani pertolongan medis. Pertumbuhan tumor pertama kali terjadi pada kaki kirinya saat berusia 2 tahun, tapi dengan cepat menyebar ke sepanjang kaki kanannya. Dari tahun ke tahun, pembengkakannya mencapai berat lebih dari 70KG atau 154 pounds. Dokter di rumah sakit Changsha, propinsi Hunan, Cina Tengah telah menyelidiki tumor tersebut. Zongtao didiagnosa mengalami neurofibroma –sejenis tumor jinak pada sistem saraf. Belum jelas tindakan yang akan diambil oleh tim medis pada tumor di kaki Chen Zongtao.

Chen Zongtao

5. Gao An-ni: Tumor pada Bibir Bawah
Gao An-ni, gadis kecil berusia 8 tahun dari pedalaman An Yuan, propinsi Jiangxi, Cina Timur menderita tumor pada bibir bawah sejak lahir, dan tidak memperoleh pertolongan medis karena keterbatasan ekonomi. Tahun 2007, ayahnya membawanya ke rumah sakit yang bekerja sama dengan Gannan Medical College. Tapi ketika dokter menjelaskan bahwa operasi pengangkatan tumor dan operasi kosmetik medis ini memerlukan biaya yang banyak, ayahnya memutuskan untuk membawanya pulang ke kampung halamannya.

Gao An-ni

6. Lai Ti Dao: Tumor pada Wajah Seberat 10 pound (4.5kg)
Warga negara Vietnam, Lai Ti Dao menderita tumor Schwannoma masif, sejenis tumor jinak, yang diawali dengan sebuah gumpalan pada lidah namun berkembang dengan cepat mencapai sepertiga berat badannya. Tumor tersebut membuatnya sulit untuk makan, berbicara dan berjalan karena mempengaruhi keseimbangannya. Pertumbuhan tumor ini sangat berbahaya karena menutupi jalan napas. Pada tahun 2008, tim dokter bedah dari University of Miami melakukan prosedur kerja marathon 10 jam untuk mengangkat tumor seberat 10 pound.

Lai Ti Dao

7. Phuong: Tumor Wajah yang Lain, Tidak Beruntung
Phuong, 27 tahun, mengalami tumor wajah yang dimulai saat usia 7 tahun dan berkembang dengan cepat menutupi seluruh sisi kiri wajahnya, membungkus mata dan telinganya, sehingga membuatnya tidak dapat hidup dengan normal. Dia telah menjalani operasi medis sebanyak tiga kali, tapi tumor tersebut tetap tumbuh kembali. Tidak ada lagi tim dokter, baik lokal maupun internasional, yang berani menangani kasusnya sehubungan dengan resiko kehilangan darah dan perawatan pasca operasi yang sangat diperlukan.

Phuong

8. Chantal Sébire: Penderita Esthesioneuroblastoma, Meninggal Karena Euthanasia
Pensiunan guru dari Perancis, Chantal Sébire menderita esthesioneuroblastoma, dan menggunakan haknya untuk meninggal melalui euthanasia (tindakan medis untuk mengakhiri nyawa pasien). Pada tahun 2000 dia didiagnosa menderita esthesioneuroblastoma, sejenis kanker langka yang hanya terjadi 200 kasus dalam 20 tahun terakhir. Sébire menolak tindakan apapun, dia tidak ingin menjalani operasi medis atau pengobatan. Pada tanggal 19 Maret 2008, dia ditemukan telah meninggal di rumahnya. Otopsi yang dilakukan pada tanggal 21 Maret 2008 menyimpulkan bahwa kematiannya tidak normal. Darahnya mengandung Pentobarbital, sebuah derivat Barbital (obat tidur) yang tidak dijual bebas oleh apotek di Perancis, dalam konsentrasi yang tingggi (toksik/ beracun). Di negara Eropa lainnya, Pentobarbital digunakan untuk tujuan euthanasia.

Chantal Sébire

eksperimen OTAK paling mengerikan !


Dikutip dari Telegraph, Jumat (7/1/2011), berikut ini 5 dari berbagai eksperimen kejam yang pernah dilakukan baik pada manusia maupun binatang.

1. Eksperimen ibu asuh
Di era 1960-an, ilmuwan Amerika Serikat, Harry Harlow melakukan penelitian kontroversial yang tak terlupakan karena dinilai tidak etis. Ia memisahkan anak kera dari induknya lalu mengurungnya ke kandang dengan 2 induk palsu, masing-masing terbuat dari besi dan kain.

Anak kera itu menyusu pada induk palsu dari besi yang memang dipasangi botol susu, namun segera beralih ke induk palsu dari kain setiap kali ditakut-takuti. Dalam perkembangannya, anak kera itu tumbuh dengan berbagai gangguan emosi dan kejiwaan.

2. Pengambilan otak pasien gangguan memori
Henry Gustav Molaison, pasien gangguan memori otak permanen asal Amerika Serikat telah dijadikan bahan penelitian sejak tahun 1950-an. Salah satu eksperimen yang pernah dilakukan adalah mengambil bagian otaknya yang disebut hippocampus untuk keperlian sebuah penelitian.

Ketika pasien itu meninggal tahun 2008, sisa otak yang masih ada diambil dan disayat menjadi 2.401 penampang histologis dan saat ini dipamerkan di University of California, San Diego.

3. Cuci otak tawanan perangMiliter China dikabarkan pernah mencuci otak tentara Amerika yang menjadi tawanan dalam Perang Korea sehingga membelot dari kesatuannya. Prosesnya cukup panjang, mulai dari diasingkan dan disiksa lalu tiba-tiba diberi kenyamanan hingga akhirnya berbalik menyatakan diri sebagai anti-Amerika.

Efek yang sama ditiru oleh pihak Amerika dengan metode yang lebih brutal, yakni menggunakan obat-obatan yang menyebabkan tawanan mengalami koma. Metode lain yang digunakan adalah kejutan listrik dan obat penenang Lysergic Acid Diethylamide (LSD) yang menyebabkan efek samping halusinasi.

4. Terapi kejut listrik
Stanley Milgram, psikolog Amerika Serikat melakukan eksperimen dengan listrik di era 1960-an. Relawan yang terlibat dapat mempelajari sesuatu dengan lebih cepat, sebab setiap kali gagal selalu diberi kejutan listrik dengan tegangan mencapai 450 volt.

Eksperimen itu dinilai sangan tidak etis karena menyebabkan stres berat pada para partisipan yang terlibat. Terlebih belakangan terungkap, para partisipan yang terlibat adalah orang-orang yang dibayar untuk berpura-pura terpengaruh oleh terapi kejut listrik tersebut.

5. Mengubah orientasi seks dengan implan listrikTahun 1950-an, Robert Health dari Amerika Serikat mengembangkan implan elektroda yang ditanam di otak untuk mengubah orientasi seks seseorang. Pada masa itu, homoseksualitas merupakan hal yang tabu dan dianggap penyakit sehingga harus disembuhkan.

Salah satu 'korbannya' adalah seorang pria gay berusia 24 tahun, yang kemudian menjadi straight atau menyukai lawan jenis setelah menggunakan implan tersebut. Bahkan untuk membuktikan keberhasilannya, Heath menyewa seorang pelacur wanita untuk memuaskan sang mantan gay.

Robert Pattinson Gantikan Colin Farrel di 'Cosmopolis'



Jakarta - Penampilan Robert Patinson sebagai vampire modern di 'Twiligt Saga' memang mengundang  celaan dari sebagian kritikus. Namun, hal itu ternyata tak menyurutkan laju kariernya. Setelah bermain sebagai aktor pendukung dalam 'Water for Elephants', kini Pattinson terpilih untuk menggantikan Colin Farrel di film 'Cosmopolis'.

Robert Pattinson dipastikan akan memerankan tokoh utama dalam 'Cosmopolis' Eric Packer, seorang miliuner muda yang sedang mempertaruhkan keberuntungannya dalam satu hari. Diangkat dari novel karya Don DeLillo, film itu akan disutradarai David Cronenberg yang sebelumnya dikenal antara lain lewat 'A History of Violence'.

Awalnya, sutradara asal Kanada itu mengumumkan nama Colin Farrel sebagai pemeran Eric Packer. Tapi, belakangan, ia membatalkan keterlibatan aktor asal Inggris itu, dan menggantinya dengan Robert Pattinson. Kabarnya, pada saat yang bersamaan, Farrel akan syuting remake film fiksi ilmiah tahun 1980-an, 'Total Recall'.

Dalam 'Cosmopolis', Pattinson akan bermain bersama aktor dan aktris besar, seperti Marin Cotillard yang berperan sebagai istri Eric, dan Paul Giamatti.

Karier film Pattinson memang tergolong cemerlang. Di tengah popularitasnya lewat Twilight Saga, ia muncul membintangi film 'Remember Me' yang cukup banyak menuai pujian. Kini, sambil menunggu proses syuting 'Cosmopolis' dan 'Twilight Saga: Breaking Down' yang dibagi menjadi dua film, Pattinson tengah bersiap menyambut kemunculan film terbarunya 'Water for Elephants' yang dijadwalkan 22 April 2011.

Sama halnya dengan 'Cosmopolis', dalam 'Water for Elephant' pun Pattinson beruntung bisa beradu akting dengan nama-nama besar peraih Oscar, seperti Christoph Waltz dan Reese Witherspoon. Film ini diangkat dari novel karya Sara Gruen berjudul sama, sebuah drama percintaan berlatar dunia sirkus tahun 1930-an, dan disutradarai oleh Francis Lawrence.


detik.com

Mega Proyek Kapal ES HABBAKUK

Setelah tenggelamnya RMS Titanic tahun 1912, Patroli Laut International mencoba menghancurkan gunung gunung es apung dengan senjata berat dan bom, namun segala usaha mereka gagal total. Tidak satupun gunung es tenggelam.
Saat itu para petinggi Militer bingung, apa yang mau mereka gunakan untuk mengamankan jalur pelayaran dari gunung gunung es mengapung ini. Tapi seorang pria bernama Mr. Geoffrey Pyke berpikir dengan cara unik, ia berpendapat gunung es tidak dapat di tenggelamkan dan ini merupakan materi bagus untuk membuat sebuah kapal induk dengan landasan pacu pesawat pengebom di atasnya. Sebuah ide brilian namun ekstrim hingga kini.


Prototipe Pertama

Tahun 1943, berlokasi di danau Patricia, Jasper Kanada. Di bangun sebuah tongkang sebagai uji coba. Para tawanan perang digunakan sebagai pekerja saat itu, mereka membuat sebuah tongkang, panjang 18.2 meter lebar 9.1 meter dan draft (dalam) 6 meter.
Konferensi Quebec 1943
Penemuan ini di bawa ke Konferensi Quebec pada 17 Agustus 1943 di Kota Quebec . Dua belas inchi kubus Pykrete di tunjukan kepada semua peserta pertemuan, lalu diuji. Kubus Pykrete di tembak dua kali,satu peluru memantul dan mengenai kaki Laksamana Amerika.Mereka juga menguji dengan tebasan parang, Pykrete terbukti ampuh. Esoknya Presiden Roosevelt memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam membangun bidang es raksasa di Corner Brook, Nfld. 

Disain HMS Habbakuk berukuran panjang 609.6 meter, 91.44 meter lebar dan draft (dalam) 70 meter.Di dorong oleh dua puluh enam motor dengan kecepatan 7 knot, bertenaga 33.000 HP (Tenaga Kuda) atau sekitar 25.000 KW dengan bobot mati sebesar 2.2juta ton.

Selanjutnya Para arsitek perkapalan membangun 3 versi alternatif dari konsep asal Pyke.

1-Habbakuk I dibuat dengan campuran materi kayu. (dibatalkan pembuatannya)
2-Habbakuk II dibuat mendekati disain yang diinginkan COHQ, berukuran sangat besar, bergerak lambat dan memiliki motor penggerak, bahan utama campuran Pykrete dan penguat baja.
3-Habbakuk III dibuat lebih kecil, mampu bergerak lebih cepat dari versi habbakuk II.


Habbakuk Berakhir

Pada tanggal 16 Desember 1943, angkatan laut Amerika Serikat menghentikan proyek. Alasan utamanya adalah, sekutu mulai meraih kemenangan dalam Pertempuran Atlantik. Lagi pula diketahui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membangun Habbakuk sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk membangun Kapal Induk baja Konvensional. Faktanya, jika U-Boat Jerman menang di perang ini, maka Habbakuk mungkin akan berlayar le laut Atlantik Utara.
Setelah perang berakhir, Mr Pyke dikatakan masih mengusulkan ide ini,tetapi tidak seorangpun yang mau menanggapi. Pada suatu malam musim dingin bulan Februari 1948, ia menelan sebotol pil tidur di kamar kost-nya London dan di temukan meninggal. 
Nah , jika ada yang mengatakan Kapal Es adalah mitos belaka, saya sarankan kalian pergi menyelam di Danau Patricia, Jasper Kanada. Sebab prototipe pertama The Ice Ship masih ada kedalaman 12-30 meter di dasar danau, masih menjadi tujuan menarik para penyelam pro saat ini.Selamat bertualang.


sumber:terselubung 

Text Widget