Kamis, 24 Maret 2011

Pasangan ini Menikah kembali setelah bercerai 57 tahun



Pernikahan kedua Elsie Dunn dan Leslie Harper


Keriput di kulit tak bisa disembunyikan lagi ketika pasangan itu mengucap janji pernikahan. Memang bukan pernikahan pertama. Mereka menikah lagi setelah 57 tahun bercerai, 70 tahun sejak pernikahan pertama. 


Gelora asmara kembali merayapi Elsie Dunn, 90, dan Leslie Harper, 93. Setelah tak saling bicara selama beberapa dekade, mereka rujuk dan kembali mengucap janji setia di Driffield, East Yorks.

Upacara pernikahan pasangan rujuk itu digelar di Kantor Catatan Sipil Bridlington  tahun ini. “Setiap orang sungguh bahagia mendengar kabar ini. Mereka sudah ditakdirkan untuk bersama,” kata Pauline, putri mereka yang kini sudah berumur 65 tahun.

Magnet asmara mulai mendekatkan mereka setelah istri kedua Leslie meninggal, 2004 silam. “ Awalnya, dia menelepon putri kami, Pauline, menanyakan apakah saya mau bertemu dengannya. Dan, suatu hari dia datang. Sejak itu kami pun berhubungan kembali,” kata Elsie, seperti dikutip dari mirror.co.uk.

Pauline merupakan putri buah pernikahan mereka terdahulu. Ia mengatakan bahwa ayah dan ibunya senang saat bertemu lagi, setelah sekian lama tak berkomunikasi. Mereka menghidupkan kembali hubungan mereka dan mencoba membinanya lagi.

Kisah cinta Leslie dan Elsie berawal di Hull pada 1937. Kala itu, Leslie adalah seorang marinir yang terlibat Perang Dunia II. Saat berlabuh di Hull bersama temannya, ia bertemu dengan Elsie. Leslie pun jatuh cinta, ia memutuskan untuk bersama Elsie.

Pernikahan pertama Leslie dan Elsie berlangsung pada 1941. Tiga tahun kemudian, kebahagiaan rumah tangga mereka semakin lengkap dengan kehadiran Pauline. Sayang, pasangan itu bercerai saat usia pernikahan memasuki tahun ke-13.

Pasangan yang juga memiliki dua cucu dan seorang cucu yang sudah dewasa itu, saat ini memiliki dua set foto pernikahan yang menjadi kenangan kisah asmara mereka.

“Kami seperti malaikat kecil. Kuserahkan semua milikku padanya sekalipun kami sempat bercerai,” kata Elsie dari lubuk hatinya terdalam. “Aku akan terus menjaganya sebagai bagian hidupku. Aku jaga semuanya,” Leslie menambahkan.

Kepulauan Raja Ampat, salah satu Kepulauan ter indah yang ada di indonesia




Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat di antara gugusan pulau ini adalah pulau terbesar yaitu:

* Pulau Waigeo
* Pulau Misool
* Pulau Salawati
* Pulau Batanta









Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.


Tim ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya, mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod crustaceans. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat dengan luas area yang sama memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara P. Waigeo dan P. Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Timur Selatan dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.


Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis pigmy seahorse atau kudalaut mini, wobbegong dan Manta ray. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Manta Ray yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan. Ada juga pesawat karam peninggalan perang dunia ke II yang bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman menjadikan tempat yang bagus untuk wreck dive seperti di P. Wai. Dan masih banyak lagi situs terumbu karang yang sebenarnya belum pernah dijamah. Ini menjadikan penyelaman di Raja Ampat terasa lebih menantang.


The Raja Ampat island group spreads out over a huge area and consists of over 610 islands. The four largest islands are Waigeo, Batanta, Salawati and Misool and are located at the Westside of the “Bird head peninsula” in New Guinea. The Indonesian province Papua is the western half of the island of New Guinea, while Papua New Guinea is the eastern half.


Raja Ampat is frontier diving. One of the last truly wild places on earth, it has yet to succumb to the pressures of over fishing, coral bleaching, exploding tourism and overpopulation. The diving reflects this. Topside there are few roads, even few boats ply the water in the Raja Ampat islands on the "bird's head", the far northwestern end of Papua where Papua Diving is located. Underwater, the life is wild, extraordinarily plentiful and for the most part, unexplored.

Straddling either side of the equator, Indonesia sprawls in a broad 5,000 km arc from west of Singapore to Papua New Guinea in the east. The world's largest archipelagic nation, Indonesia boasts 17,000 islands, 80,000 km of coastline, 50,000 sq km of coral reefs, and 3.1 million sq km of tropical seas.


Indonesia’s easternmost province is West Papua (formerly known as Irian Jaya), which shares an enormous island with Papua New Guinea (PNG). Just off West Papua’s northwestern tip is a series of islands known as Raja Ampat, or 'The Four Kings’ in Indonesian.

Located within the famed Coral Triangle, this area is comprised of four large forested islands, innumerable smaller islands and rocky outcroppings, all surrounded by a seemingly endless expanse of azure sea.
Raja Ampat's diverse terrestrial and underwater topography is simply breathtaking. Massive tracts of primeval jungles blanket the islands, sheltering orchids, marsupials, birds of paradise, hornbills, and cockatoos.

Sheer, craggy cliffs drop from high peaks to the water, and then continue on all the way down to the bottom of the sea. These underwater walls are current-raked gardens festooned with all manner of soft coral and gorgonian fans.


Raja Ampat abounds in diverse reef systems, the majority of which have yet to be explored. There is a seemingly inexhaustible selection of unmapped walls, reef flats, caves and swim throughs, gentle sea mounds, mucky mangroves, placid lagoons, pinnacles, and WWII wrecks.

The clear waters are teeming with big pelagics, massive schools of hunting fish, whale sharks, manta rays, mobula rays, dolphins, whales, turtles, tawny sharks, and wobbegong sharks.


Macro delights include a bewildering assortment of garish nudibranchs, blue ringed octopus, Mandarin fish, harlequin shrimps, flame file shells, ghost pipefish, frog fish, and a range of elusive pygmy seahorses.


This area’s staggering abundance of marine life is due in part to its remarkably low human population density. Beneath the verdant canopy, the islands are primarily karst limestone, which are dry, inhospitable, and overwhelmingly vertical.

The few resident Papuans are mainly a subsistence society, exploiting a variety of resources to meet their basic needs. Fishing is only one of these resources, and they continue to employ traditional, low-impact fishing techniques, using a hook and line from dug-out canoes. 

seluruh penduduk pulau ini,berpostu gemuk!








Bukan keunikan budaya atau keindahan alam membuat Nauru sohor. Negara kecil yang hanya berpenduduk sekitar 10 ribu jiwa ini menjadi perbincangan dunia karena ciri tubuh penduduknya yang gemuk. 

Berdasar catatan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, sekitar 95 persen warga negara di kawasan Samudra Pasifik itu menderita obesitas. Sebagian besar bahkan menderita diabetes.

Mereka yang tergolong obesitas memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30. Sedangkan orang gemuk dibatasi pada skala 25-30, dan tubuh ideal sebesar 18,5-24,9. IMT dihitung dari berat badan (kilogram) dibagi tinggi badan kuadrat (meter persegi).

Secara historis, warga Nauru mengenal tradisi penggemukan dengan memberi makan berlebihan sejak kecil. Namun, itu bukan satu-satunya pemicu meledaknya angka obesitas di negara seluas 21 kilometer persegi itu.

Kegemaran masyarakat mengonsumsi makanan berlemak dan mengandung gula juga turut andil mengantarkan Nauru sebagai negara berpenduduk gemuk terbanyak di dunia. Kondisi pun semakin buruk dengan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai gaya hidup sehat.

Masyarakat Nauru mengalami perubahan gaya hidup sejak menemukan cadangan fosfat melimpah di awal 1900-an. Mereka menjadi sangat konsumtif seiring kehadiran sejumlah perusahaan tambang di negara yang berbentuk pulau itu.

Perbaikan tingkat perekonomian mengubah gaya hidup masyarakat setempat. Buah dan ikan yang tadinya menjadi makanan favorit tergeser makanan 'sampah' impor. Kehidupan masyarakat Nauru saat ini sangat bergantung impor makanan dari Amerika, Jepang dan Australia.

Ledakan obesitas membuat pemerintah Nauru harus bekerja keras menyelamatkan warganya dari risiko penyakit terkait obesitas. Berbagai program pelangsingan diluncurkan, mulai dari kelas senam gratis, olahraga, seminar gizi, hingga menggelar kontes penurunan berat badan.

Predikat yang diraih Nauru itu diikuti Mikronesia dengan 92 persen penduduk mengalami kelebihan berat badan, Kepulauan Cook (92%), Tonga (92%), Niue (84%), Samoa (83%), Palau (81%), Amerika Serikat (79%), Kiribati (77%), dan Dominika (76%).

Selasa, 15 Maret 2011

Patung Lilin Justin Bieber



Patung Lilin Justin Bieber Mengecewakan!
Museum Madame Tussauds boleh jadi punya patung lilin dengan rambut khas Bieber yang persis sama, tapi ternyata cuma itu saja! Ketika patung lilinJustin Bieber diresmikan Selasa (15/3) kemarin, para fans dibuat tercengang, justru karena patungnya sama sekali tak mirip!
Walau tak mirip, namun Justin Bieber sepertinya tak keberatan dengan hasil kerja museum patung lilin ini. Bieber malah asyik berpose dengan senyum lebar di sebelah patungnya bersama sang ibu, Pattie.

Justin Bieber - Pattie - Patung Lilin
"Cukup mengejutkan melihatnya. Aku memang lebih tinggi, tapi kan ini aku beberapa saat lalu. Bagus sekali, terima kasih banyak," ujar Bieber. Ketika mengajak ibunya naik ke atas panggung, Bieber sempat berbisik, "Patungnya tak punya rambut di wajah."
Bieber juga terlihat merangkul patungnya, namun menolak untuk menciumnya di depan para fotografer. "Aku ingin membawanya pulang," tukasnya.
Sang idola remaja sempat bekerja bersama tim yang mengerjakan patungnya ini tahun lalu. Penata rambut pribadi Bieber pun terlibat agar rambut ikoniknya terlihat benar-benar sama dengan aslinya. Sayangnya, rambut ini tak lagi sama, karena Bieber yang asli memutuskan untuk memotong rambutnya lebih pendek, yang membuatnya kehilangan ribuan follower di Twitter.
Pihak Madame Tussauds sendiri menyatakan bahwa mereka cukup puas dengan patungJustin, yang dipamerkan di 3 museum sekaligus, yakni Museum Madame Tussauds di New York, London, dan Amsterdam. Mengecewakan?

Alasan mengapa Susu berwarna Putih !




Pernah kepikiran nggak? kenapa susu itu warna nya putih? kenapa nggak merah,bitu,hijau atau ungu?



Susu merupakan makanan alami bayi. Susu menyediakan nutrisi bagi kebutuhan bayi mamalia untuk perkembangan mereka di luar rahim. Susu sapi menyediakan beragam nutrisi bagi manusia meski memiliki laktosa yang tak dapat ditoleransi.


Sebanyak 5% bagian susu terdiri dari laktosa, 3,7% lemak dan 3,5% protein. Kasein kaya kalsium merupakan protein paling umum didapati pada susu dan protein ini merupakan kombinasi kasein dan lemak tertentu yang memberi warna pada susu.


Warna putih merupakan cahaya alami dari susu. Warna ini merupakan hasil panjang gelombang cahaya yang bisa dilihat mata manusia. Kasein dan beberapa lemak memantulkan beragam panjang gelombang dan membuat susu berwarna putih.

Text Widget